Adaptasi pada Kondisi Jalan yang Jauh dari Kondusif

Adaptasi pada Kondisi Jalan yang Jauh dari Kondusif

faktualist.net – Tim Merapah Trans-Sumatera 2022 akhirnya menyelesaikan perjalanan dari Jakarta menuju Banda Aceh. Ada beberapa kejadian yang menarik perhatian kami selama perjalanan, salah satunya di Medan , Sumatera Utara .

Selama berada di Medan, kami merasa kalau lalu lintas di sana ramai, cenderung tidak teratur. Misal ketika berada di persimpangan, ada saja pengendara motor, becak motor (bentor), ataupun mobil yang menerobos lampu merah.

Kejadian ini tidak hanya kami temukan di satu persimpangan, tapi di beberapa ruas juga bisa terlihat. Bahkan, ketika giliran kami untuk maju, ada saja mobil yang juga maju dari arah lain sehingga membahayakan.

Menurut Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), ketika harus berkendara di daerah atau kota lain, pengemudi harus beradaptasi dengan kondisi lalu lintas.

“Kenali kebiasaan dan cara berkendara rata-rata masyarakatnya, jangan main asal mengemudi. Pengenalan lingkungan adalah bagian dari menekan risiko bahaya,” ucap Sony kepada Kompas.com, Rabu (7/12/2022).

Kedua, kalau kondisi jalan tidak tertib, jangan terpancing emosi, tetap fokus dengan cara berkendara defensif. Tetap patuhi aturan lalu lintas dan jaga jarak untuk menghindari konflik atau insiden.

Hal yang kami lakukan ketika di Medan adalah memberi ruang untuk para pelanggar tadi. Alasannya adalah untuk menghindari ribut di jalan dan tetap aman selama perjalanan, tidak menyinggung ‘tuan rumah’.

“Untuk menciptakan suasana positif, selalu tenang, mengalah dan tersenyum. Cuma dengan itu konflik dapat dihindari,” kata Sony.

Kemudian, hindari rute yang tidak dikenali karena dapat menimbulkan aksi kejahatan. Lalu, usahakan tidak mengemudi saat sudah malam, apalagi melewati jalanan yang sepi.

“Terakhir, catat nomor telepon Polisi dan titik-titik pos agar memudahkan dalam meminta pertolongan,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!