Kampung Digital Laweyan by IndiHome Geliatkan Perekonomian Digital

Kampung Digital Laweyan by IndiHome Geliatkan Perekonomian Digital

Setelah membentuk beberapa titik Kampung Digital di Banyunyar dan Semarang, kali IndiHome, internet cepat milik Telkom Indonesia menambah portofolio baru dengan Kampung Digital Laweyan by IndiHome di Surakarta/Solo, Jawa Tengah.

Pembukaan kampung digital ini dilaksanakan secara offline dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dilakukan oleh Walikota SurakartaGibran Rakabuming Raka, Executive Vice President Telkom Regional IV Rijanto Utomo, pegiat seni budaya Laweyan dan masyarakat sekitar.

“Dukungan internet cepat bagi perkembangan pelaku usaha sangat dibutuhkan dalam menggeliatkan perekonomian digital di Surakarta. Harapan kami, pelaku usaha di di sini makin melek digital untuk mengembangkan usahanya,” jelas Alpha Febela Priyatmono, Ketua Forum Pengembangan Kampoeng Batik Laweyan  di lokasi acara.

Beragam kegiatan seru meramaikan kegiatan ini, seperti IndiClass Digital Marketing, yaitu pelatihan kelas digital marketing untuk membantu pemasaran produk secara digital bagi pelaku usaha di sekitar kampung wisata Laweyan. Selain itu, masyarakat yang hadir di lokasi juga dapat mengikuti Batik Experience, menyaksikan proses nyanting batik khas Surakarta secara langsung.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan puluhan bazaar yang digelar dalam rangkaian acara. Sebut saja Batik Cempaka, Ruang Janji Tea House & Bites, Bumi Agrobis, Gulai Sapi & Kopi Puspa, Puspa Kencana dan Batik Pria Tampan, dan pelaku usaha lainnya.

Rijanto menjelaskan IndiHome sebagai #IntenetnyaIndonesia secara aktif dan berkelanjutkan mendukung segala aktivitas tanpa batas masyarakat Indonesia. Kampung Digital Laweyan by IndiHome ini merupakan peran nyata IndiHome dalam memberdayakan masyarakat khususnya pelaku usaha di Surakarta.

“Kami berharap, kehadiran Kampung Digital Laweyan by IndiHome ini bisa memberikan dampak yang positif dalam meningkatkan daya saing pelaku usaha di Surakarta. Dengan dukungan internet cepat dari IndiHome juga, sektor wisata dan ekonomi di kota berslogan spirit of java ini semakin berkembang dan maju,” jelas Rijanto.

IndiHome menyediakan tiga layanan utama, yaitu internet, telepon dan TV interaktif. Layanan fixed broadband perusahaan ini menjangkau nasional dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 8,9 juta. Setidaknya telah menjangkau 499 dari 514 kota/kabupaten, bahkan 10 pulau terluar di Indonesia seperti Pulau Bintan, Karimun, Kei, Alor, Simeulue, Weh, Sebatik, Rote, Sabu, dan Nusa Penida. Serat optik IndiHome membentang sejauh 170.885 kilometer dengan 251.116 base transceiver station (BTS), dan 14,1 juta optical port dari pusat kota hingga desa-desa terpencil di seluruh nusantara atau setara dengan 4 kali keliling Bumi. Juga menyediakan berbagai pilihan konten menarik mulai dari layanan TV Interaktif, Minipack Channel TV, add-on, 10 mitra OTT seperti Disney+ Hotstar, Netflix, Vision+, Viu, Catchplay+, Mola, Vidio, WeTV, Lionsgate Play, HBO.

Swa.co.id


Artikel ini bersumber dari swa.co.id.