Kaesang Batal Kondangan karena Penerbangan Dialihkan, Lion Air Minta Maaf

Kaesang Batal Kondangan karena Penerbangan Dialihkan, Lion Air Minta Maaf

faktualist.com – Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep kesal karena penerbangannya dengan Lion Air ke Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, dialihkan ke penerbangan dengan pesawat lainnya di jam yang berbeda.

Di lini masa Twitter, Kaesang mengeluh tidak bisa menghadiri acara pernikahan teman semasa sekolah dasarnya dulu.

Kaesang membagikan pengalamannya itu melalui akun Twitter @kaesangp. Saat itu dia menanggapi cuitan salah satu pengguna yang mengalami pengalihan penerbangan.

Dalam cuitan itu Kaesang juga mengunggah tangkapan layar pemberitahuan dari Lion Air. Saat itu dia mendapat pemberitahuan bahwa penerbangannya yang seharusnya berangkat pada jam 06.45 WIB dialihkan dengan pesawat Super Air Jet jam 09.10 WIB.

Pengalihan penerbangan itu membuatnya kesal, karena dia sengaja memilih penerbangan pagi agar bisa hadir di acara pernikahan temannya yang berlangsung jam 08.00 WIB.

Kekecewaan Kaesang dengan Lion Air Grup bukan yang pertama kali. Sebelumnya, Kaesang juga sempat dibuat kesal saat akan terbang ke Surabaya dengan maskapai Batik Air. Itu karena koper miliknya ternyata diterbangkan ke Bandara Kualanamu.

Lion Air minta maaf

Menanggapi keluhan Kaesang, Lion Air meminta maaf atas kejadian tersebut. Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro menyatakan, pengalihan pesawat dilakukan karena ada kendala operasional.

“Lion Air mempersiapkan penerbangan bernomor JT-530 yang dijadwalkan berangkat pukul 08.40 WIB pada Jumat 11 November 2022 rute Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK) tujuan Bandar Udara Internasional Adisoemarmo Solo Surakarta di Boyolali, Jawa Tengah (SOC),” kata Danang dikutip dari Kompas TV.

“Dikarenakan alasan operasional dari dampak rotasi (pergerakan pesawat) yang berpotensi terjadi penundaan keberangkatan lebih lama, harus diputuskan secara cepat guna meminimalisir agar operasional yang lain tidak terganggu, maka penerbangan JT-530 mengalami perubahan jadwal,” ujarnya.

Danang menjelaskan, Lion Air berupaya memberikan alternatif kepada tamu dengan menawarkan pilihan berupa memindahkan ke maskapai lain (transfer flight).

“Menanggapi hal tersebut, Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Lion Air mengucapkan terima kasih untuk masukan berupa kritik dan saran sebagai rekomendasi dalam rangka memperbaiki serta meningkatkan kualitas layanan penerbangan,” tutur Danang.