Saksi Bisu Sejarah, Bunker Jepang di Pangandaran Malah Terancam Hilang

Saksi Bisu Sejarah, Bunker Jepang di Pangandaran Malah Terancam Hilang
2 menit

Tak hanya menggoreskan luka, Penjajahan Jepang meninggalan infrastruktur yang masih bisa dilihat hingga sekarang. Salah satunya, bunker Jepang di Pangandaran, Jawa Barat yang menjadi saksi bisu sejarah. Namun, sayang keberadaannya kini terancam hilang.

Property People, Pangandaran dikenal sebagai salah satu pesisir selatan Jawa Barat yang terkenal dengan wisata pantainya.

Selain itu, ternyata Pangandaran menyimpan jejak masa penjajahan Indonesia yang tak boleh kamu lewatkan.

Berada di Taman Wisata Alam (TWA) Cagar Alam Kabupaten Pangandaran terdapat Bunker Jepang.

Secara tampilan bunker yang berada di perbukitan kawasan cagar alam ini dilengkapi dengan parit-parit sebagai bentuk pertahanan.

Meninjau lebih jauh, kamu akan menemukan kisah tragis dibalik pembuatan benteng Jepang yang termasuk dalam cagar budaya.

Seperti apa kisah lengkapnya, simak di bawah ini!

Kisah Tragis Bunker Jepang di Pangandaran

Sumber: gvpnd.com

Pembuatan bunker Jepang melibatkan banyak warga Pangandaran yang dipekerjakan sebagai tenaga Romusha.

Tokoh Masyarakat Pangandaran, Asep Noordin menyebutkan ada ratusan warga lokal yang terlibat dalam pembuatan bunker tersebut.

Noordin menjelaskan bahwa bunker dibangun sekitar tahun 1942.

“Ada kurang lebih 300 orang Romusa warga Pangandaran yang ikut membangun bunker itu,” ucap Asep dikutip dari detik.com.

Namun, tak diketahui pasti berapa nyawa yang menjadi korban dalam proses pembuatan bunker tersebut.

“Bunker Jepang dibuat untuk mempermudah pengintaian musuh dengan jarak pandang jika ada serangan lautan dan darat,” ujarnya.

Bunker di Pangadaran Terancam Hilang

Masih mengutip sumber yang sama, ada kabar buruk terkait bunker Jepang di Pangandaran.

Disebutkan bahwa bunker yang berada di kawasan cagar alam ada yang terancam dibongkar.

Pasalnya berada di atas tanah yang ada pemiliknya. Rumornya akan dibangun hotel di sana.

Padahal jika merujuk amanat Undang-Undang No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, sebagai saksi bisu sejarah, bunker Jepang perlu dilestarikan.

Keberadaan bunker ini menjadi tanda bahwa penjajah Nippon pernah ke Pangandaran.

Sebagai informasi, dalam TWA Cagar Alam Pangandaran terdapat 3 Gua Jepang.

Salah satunya ada yang memiliki lubang dengan kedalaman 10 meter dengan beberapa lubang pengintai 1 meter.

***

Itulah informasi seputar bunker Jepang di Pangandaran selaku saksi bisu sejarah yang terancam hilang.

Semoga informasi ini bermanfaat, Property People.

Jangan lewatkan artikel menarik lainnya di Google News Berita 99.co Indonesia.

Cari properti berkualitas? Segera kunjungi www.99.co.id dan rumah123.com.

Kami selalu #AdaBuatKamu untuk menemukan hunian impian

Terdapat sejumlah pilihan hunian menarik, salah satunya Perumahan Griya Bintaro Estate New Block BC di Jakarta Timur.

Cek sebelum kehabisan!

Artikel ini bersumber dari www.99.co.